top of page
Search

Berburu Kue Tradisional Lamongan Saat Hari Pasaran Yuk!

  • Writer: ptkontakperkasabdg
    ptkontakperkasabdg
  • Feb 23, 2018
  • 2 min read

KONTAK PERKASA FUTURES - Di tengah gempuran jajanan modern, jajanan tradisional di Lamongan ini rupanya mampu bertahan. Bahkan, jajanan tradisional ini selalu laris setiap disajikan. KONTAK PERKASA FUTURES - Salah satunya warung milik Wuryani di Desa Sukobendu, Mantup. Warung Yu Wur, begitu biasa pelanggan menyebutnya, hanya ada saat hari-hari pasaran. "Saya jualan jajanan ini kalau hari pasaran saja, yaitu Legi dan Wage, itupun hanya sore sampai malam," kata Yu Wur di warung miliknya, Jumat (23/2/2018). Keberadaan warung Yu Wur ini memang jauh dari hinggar bingar kota. Untuk mencapai warung ini harus menempuh perjalanan sekitar 18 Km ke arah selatan dari Kota Lamongan. Namun, jarak dan lamanya perjalanan bakal terbayar dengan beragam jajanan tradisional yang sudah sulit ditemui. Seperti kue lupis, gembrung, klepon, cenil dan ote-ote (Weci). Aneka kue tradisional ini disajikan hangat karena baru keluar dari penggorengan. "Hanya jajanan tradisional ini yang kami jual, jajanan tradisional yang berbahan dasar tepung," terang Yu Wur. Meski tak lagi banyak dijual, semua jajanan tradisional di warung Yu Wur harganya ramah di kantong. Kue-kue ini dipatok Rp 250 hingga Rp 2.000/biji. Yu Wur mengaku, dalam sehari dirinya mampu menghabiskan 1 karung tepung. "Murah kalau dibandingkan dengan jajanan di tempat lainnya," ungkapnya. Selain menyediakan jajanan tradisional, Warung Wuryani ini juga menyediakan masakan sayur lontong. Satu lontong hanya Rp 1.000. "Untuk sayur lontong bisa mengambil sendiri sayurnya dan bisa disesuaikan dengan keinginan," terangnya. Salah seorang pelanggan warung Yu Wur Ayik mengaku setiap hari pasaran datang ke warung ini. Pasalnya, dengan harga terjangkau, dirinya bisa menikmati makanan tradisional sepuasnya. "Hanya dengan uang Rp 10 ribu saja kita sudah bisa kekenyangan dan terpuaskan," cetusnya. Puas menikmati kue tradisional di warung Yu Wur, jangan lupa bawa oleh-oleh untuk keluarga di rumah ya. "Kebanyakan memang dibawa pulang karena untuk dinikmati bersama keluarga," jelas Ayik. Nah, bagi anda yang penasaran ingin mencicipi beragam jajanan tradisional ini, silahkan datang ke warung Yu Wur. Namun yang harus diingat, datang lah pada hari pasaran saat sore hari jika tidak ingin ketinggalan rasa dan aroma jajanan tradisional ini.

Source : detik.com

 
 
 
Featured Posts
Check back soon
Once posts are published, you’ll see them here.
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2023 by Strategic Consulting. Proudly created with Wix.com

bottom of page