Bendera Putih Diartikan Sebagai Tanda Menyerah, Gimana Sih Mulanya?
- ptkontakperkasabdg
- Nov 23, 2018
- 1 min read

PT KONTAK PERKASA - Pasti kalian udah tahu kalau mengibarkan bendera putih itu diartikan sebagai tanda menyerah. Hal ini mungkin sering kita lihat dalam film-film maupun dari serial kartun.
PT KONTAK PERKASA - Tapi, kalian penasaran nggak sih gimana asal-usulnya dan sejak kapan hal ini dimulai?
PT KONTAK PERKASA - Tradisi mengibarkan bendera putih ini ternyata sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Tiongkok dan Romawi untuk menunjukkan sikap menyerah. Tercatat, hal ini sudah digunakan di masa Han Timur sekitar tahun 25 sampai 220 Masehi.
Para ahli sejarah percaya bahwa warna putih adalah warna yang mudah dikenali di tengah suasana peperangan. Pada masa itu juga, kain putih merupakan kain yang sering digunakan dan mudah didapatkan.
Semua orang bisa memiliki bendera putih, mereka hanya tinggal mengikatnya pada sebuah tongkat sebagai tanda menyerah.
Di kebudayaan Tiongkok, warna putih merupakan lambang atas rasa duka dan kematian. Ini lah yang menjadi alasan mereka menggunakan bendera putih sebagai tanda bahwa mereka sedang berduka karena kekalahan yang dialami.
Makna bendera putih juga berkembang di dalam peperangan menjadi sebuah tanda untuk bernegosiasi terhadap lawan.
Utusan perang serta petugas kesehatan menggunakan bendera putih untuk memberikan tanda bahwa mereka jangan diganggu ketika sedang mengangkut orang-orang yang terluka pada saat perang.
Berabad-abad setelahnya, bendera putih yang memiliki berbagai makna ini disepakati secara umum di Jenewa dan Den Haag menjadi satu arti saja.
Bendera putih pun dijadikan simbol sakral dan nggak bisa diganggu gugat yang fungsinya sebagai pelindung bagi pembawanya agar terhindar dari berbagai serangan.
Source : hai.grid.id